NARTI FADIANA -Pasuruan-

Selama beberapa bulan, pusing tak tertahankan

'' Empat hari setelah operasi saya mulai merasakan kondisi yang membaik, dan sampai sekarang penglihatan saya sudah kembali normal dan dapat melakukan segala kewajiban dan tugas saya sebagai seorang ibu ''

 

meningioma, tumor otak, buta, lumpuh, migrain, nyeri kepala, CT scan, mri

Awalnya saya merasakan gejala pusing, mual, penglihatan kabur dan kalau pusing sakitnya tidak tertahankan selama beberapa bulan. Dari hasil pemeriksaan laboratorium oleh dokter dinyatakan normal dan bagus, tidak ada indikasi penyakit apa-apa. Kemudian saya dirujuk ke dokter ahli dikatakan bahwa saya hanya kecapekan, namun dokter mata menyatakan bahwa selaput mata kiri saya bengkak dan dianjurkan foto CT Scan.

Betapa terkejutnya saat diketahui ternyata ada tumor di kepala saya. Bersama suami, saya mencari informasi tentang dokter dari rumah sakit kerumah sakit, hingga akhirnya seorang teman suami memberikan informasi tentang dokter ahli bedah saraf.

Lalu saya pun melakukan konsultasi dan disarankan untuk melakukan foto MRI. Dari MRI tersebut, terjawab sudah apa yang selama ini membuat saya mengalami pusing yang sangat hebat, juga pandangan yang mulai kabur yaitu adanya tumor dikepala saya. Cukup besar juga, kira-kira seukuran telur ayam kampung.Tidak ada jalan lain selain operasi, sebab bila tidak, bisa berakibat kebutaan.

meningioma, tumor otak, buta, lumpuh, migrain, nyeri kepala, CT scan, mri

Awalnya saya masih takut, karena kemungklnan terburuk dari operasi, menglngat dua anak saya masih kecil dan maslh membutuhkan pendampingan saya. Tapi justru dengan keberadaan mereka, saya merasa dikuatkan untuk bertahan. Akhirnya pada tanggal 15 Desember 2009 operasipun dilakukan. Sungguh diluar dugaan, operasi yang tadinya diperkirakan selesai dalam waktu beberapa jam, ternyata menjadi 18 jam. ltu dikarenakan letak tumor yang begitu dekat dengan saraf-saraf mata saya, sehingga dokter harus lebih berhati-hati lagi.

Setelah operasi saya mulai merasakan kondisi yang membaik, dan sampai sekarang penglihatan saya kembali normal dan dapat melakukan kewajiban seorang ibu bagi keluarga dengan balk. Tetangga dan teman-teman saya tidak tahu kalau saya habis operasi, karena tidak tampak bekas luka dan rambut saya tetap utuh. Tidak ada ucapan yang lebih pantas selain rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan dan seluruh tim medis (dokter,perawat) sehingga operasi dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik.

 

Bulletin